JAKARTA (Pos Kota) – Penyanyi Glenn Fredly diterpa gosip tak sedap. Setelah berkarya selama 15 tahun di dunia musik, mantan suami Dewi Sandra itu diisukan menderita Aids.
“Saya tidak terkena penyakit Aids, tetapi menderita penyakit pencernaan akut hingga saya pernah pingsan. Isu itu sama sekali tidak benar, ada yang lebih penting dan berharga dari semuanya itu,” tutur Glenn Fredly saat ditemui di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Rabu (13/1) siang.
Untuk membuktikan bahwa dia masih sehat, pelantun Cuma Kamu ini akan mengadakan konser pada Sabtu, 6 Februari 2010 di Esplanade Theatre, Singapura. Ada 14 lagu yang disiapkannya untuk menghibur para penggemarnya di negara tetangga itu.
Namun, Glenn Fredly mengakui akan mundur di dunia musik yang telah membesarkan namanya itu pada tahun 2011 mendatang.
NIKMATI HIDUP
Terkait adanya intimidasi dalam perjalanan hidupnya, cowok kelahiran Jakarta, 30 September 1975 ini mengaku tak akan dendam sama siapapun dan berharap waktu jugalah yang akan menjawabnya. “Biarkan waktu yang menjawab, untuk saat ini saya masih menikmati hidup sendiri. Saya masih berpikir untuk mempersiapkan tur terakhir 2011 saya dengan album terakhir Lovevolution,” katanya.
Konser yang akan digelarnya itu akan dijual dalam beberapa kelas, mulai dari Rp180 ribu atau 30 dolar hingga 180 dolar. Sekalipun tubuh Glenn terlihat lebih kurus dari sebelumnya, namun ia yakin persiapan fisik dan mentalnya itu bakal mensukseskan konser akbar terakhirnya itu.
“Saya bersyukur masih bisa diberikan kesempatan hidup sama Tuhan dan saya ingin konser ini dijadikan momentum yang berharga dalam hidup saya,” tutur peraih Anugerah Musik Indonesia, 2 Kategori, Lagu dan Penyanyi R&B Pria Terbaik 2001.
Untuk menjalani masa pensiunnya, Glenn mengaku akan pulang ke kampung halamannya di Ambon, Maluku. “Aku akan berbisnis di sana, kebetulan aku juga disana sudah punya rumah,” tandasnya. (mia/rf/aw).
sumber : http://www.poskota.co.id/hiburan/2010/01/14/sakit-pencernaan-glenn-fredly-diisukan-kena-aids
Showing posts with label diisukan. Show all posts
Showing posts with label diisukan. Show all posts
Thursday, January 14, 2010
Saturday, January 9, 2010
Kongres III PAN : Taufik Kurniawan Diisukan Gantikan Marwoto
Batam - Nasib Ketua OC Kongres PAN III Batam, Taufik Kurniawan bagai ketiban durian runtuh. Baru saja ditetapkan sebagai Sekjen PAN, dia sudah diisukan menggantikan Marwoto, Wakil Ketua DPR yang meninggal beberapa waktu lalu.
Isu ini beredar di lingkungan peserta kongres PAN dan para elit PAN. Taufik yang berada di posisi Ketua Komisi V dianggap sulit menjalankan posisi kesekjenan dibanding jika Taufik menjadi pimpinan DPR.
"Kalau Ketua Komisi kan harus rajin dan konsentrasi mengurusi kementrian yang menjadi mitranya, ini tentu lebih susah jika dirangkap menjadi Sekjen. Maka itu muncul wacana Mas Taufik akan didorong menggantikan Pak Marwoto yang tugasnya hanya koordinasi," kata sumber detikcom di lingkungan Hatta Rajasa di Batam, Minggu (10/1/2010).
Isu itu juga sudah diketahui oleh beberapa peserta kongres dan elit PAN. Namun demikian keputusan akhir dari posisi Taufik tetap di tangan Hatta Rajasa dan Amien Rais.
"Keputusan finalnya nanti di tangan Ketum bersama Pak Amien. Tapi itu sudah dibicarakan secara serius keuntungan dan kerugiannya," paparnya.
Yang pasti ada upaya di PAN dibawah kepemimpinan Hatta Rajasa, PAN akan memberi ruang kaderisasi secara merata. Termasuk apakah peran-peran strategis di partai bisa dirangkap dengan posisi strategis di lembaga lain, termasuk di legislatif.
"Nanti semua akan ditentukan secara matang, apakah nanti bisa dirangkap atau harus memilih salah satu, kita lihat saja nanti hasilnya," tutupnya.
(yid/Rez)
sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/01/10/034522/1275075/10/taufik-kurniawan-diisukan-gantikan-marwoto
Isu ini beredar di lingkungan peserta kongres PAN dan para elit PAN. Taufik yang berada di posisi Ketua Komisi V dianggap sulit menjalankan posisi kesekjenan dibanding jika Taufik menjadi pimpinan DPR.
"Kalau Ketua Komisi kan harus rajin dan konsentrasi mengurusi kementrian yang menjadi mitranya, ini tentu lebih susah jika dirangkap menjadi Sekjen. Maka itu muncul wacana Mas Taufik akan didorong menggantikan Pak Marwoto yang tugasnya hanya koordinasi," kata sumber detikcom di lingkungan Hatta Rajasa di Batam, Minggu (10/1/2010).
Isu itu juga sudah diketahui oleh beberapa peserta kongres dan elit PAN. Namun demikian keputusan akhir dari posisi Taufik tetap di tangan Hatta Rajasa dan Amien Rais.
"Keputusan finalnya nanti di tangan Ketum bersama Pak Amien. Tapi itu sudah dibicarakan secara serius keuntungan dan kerugiannya," paparnya.
Yang pasti ada upaya di PAN dibawah kepemimpinan Hatta Rajasa, PAN akan memberi ruang kaderisasi secara merata. Termasuk apakah peran-peran strategis di partai bisa dirangkap dengan posisi strategis di lembaga lain, termasuk di legislatif.
"Nanti semua akan ditentukan secara matang, apakah nanti bisa dirangkap atau harus memilih salah satu, kita lihat saja nanti hasilnya," tutupnya.
(yid/Rez)
sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/01/10/034522/1275075/10/taufik-kurniawan-diisukan-gantikan-marwoto
Subscribe to:
Posts (Atom)